Ceritanya kemarin kedatangan 1 unit notebook acer 4710 dari temen, kondisi udah gak bisa lagi masuk Windows. Coba safe mode juga tetep gak bisa, akhirnya tak coba langsung “garap” dengan teknik lama… ya, install ulang Windows.
Masalahnya, awal instalasi berjalan driver SATA harddrive ga kedetek sama Windows XP (kebetulan pake Win XP nih…), selanjutnya coba restart dan masuk ke BIOS (F2) coba utak-atik pilihan AHCI ke IDE ternyata gak ada, padahal pada “pasien”, Acer Aspire 3150 sebelumnya masih bisa disiasati melalui pengaturan BIOS. Sekarang, mentok deh!
Selanjutnya, hunting pake senjata andalah. Yup, let’s googling ternyata cukup banyak blog sharing meng-install OS pada Acer Apire 4710 ini menggunakan hard drive dengan interface SATA yang belum didukung Windows XP. Setelah ‘pontang-panting’ dapat solusi dan langsung dicoba dan setelah jatuh korban sekeping CD (failed burn), akhirnya jadilah CD master Windows XP baru yang dikompilasi dengan driver SATA.
Nih jurus-jurus nya:
- Download aplikasi nLite searching pake google…
- Download Driver AHCI.
- Kalau belum terpasang .Net Framework 2.0, download Unofficial FrameworkLite 2.0 R3 runtimes (6.9 MB) atau Official .Net Framework 2.0.
- Install .Net Framework 2.0 kalau belum terinstall. Untuk menjalankan nLite butuh .Net Framework 2.0.
- Install nLite.
- Jalankan nLite, salin terlebih dahulu master Windows XP yang di CD pada harddrive, pada folder khusus, misalkan: winxp_plus.
- Masukkan driver AHCI (SATA) kedalam folder yang telah dibuat di atas dari nLite dengan fitur Driver Integration. Panduan lengkap menggunakan nLite bisa dilihat disini.
- Selanjutnya bikin file ISO, lalu burn master baru yang ke dalam CD… dan jadilah master Windows XP yang telah terintegrasi driver SATA. OS siap diinstall di Acer Aspire 4710.
- Selamat mencoba, semoga sukses!
Sebagai tambahan beberapa fitur nLite:
- Service Pack Integration
- Component Removal
- Unattended Setup
- Driver Integration
- Hot fixes Integration
- Tweaks
- Services Configuration
- Patches
- Bootable ISO creation
Dalam proses di atas kita cukup menggunakan fitur Driver Integration dan Bootable ISO creation saja, good luck!
thanks, your article is very informative. : )
keren, tp ku blm coba